BRMP Bali Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Pemeliharaan Jaringan Irigasi di Kabupaten Karangasem
Karangasem, 10 Agustus 2026 – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER) di Subak Paya dan Subak Selumbung, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier berjalan sesuai dengan perencanaan, baik dari aspek fisik, administrasi, maupun pemanfaatannya oleh petani. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengawalan bantuan pemerintah agar memberikan manfaat optimal dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Tim BRMP Bali melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jaringan irigasi yang telah dipelihara, mengevaluasi kualitas pekerjaan, serta berdiskusi dengan pengurus subak dan anggota kelompok tani mengenai perkembangan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, tim juga memberikan masukan terkait pentingnya pemeliharaan secara berkelanjutan agar jaringan irigasi tetap berfungsi optimal dalam mendukung kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian.
Pemeliharaan jaringan irigasi tersier memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi air hingga ke tingkat petak sawah. Dengan jaringan irigasi yang berfungsi baik, efisiensi pengairan dapat meningkat sehingga mendukung keberhasilan budidaya tanaman, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Karangasem.
Pengurus Subak Paya dan Subak Selumbung menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan BRMP Bali. Mereka berharap kegiatan monitoring dan evaluasi seperti ini terus dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan serta pengawasan terhadap pelaksanaan bantuan pemerintah, sehingga kualitas infrastruktur irigasi tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, BRMP Bali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program bantuan pemerintah di bidang pertanian agar berjalan secara efektif, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Sinergi antara pemerintah, pengurus subak, dan petani diharapkan mampu menjaga keberlanjutan infrastruktur irigasi serta mendukung peningkatan produksi pertanian menuju terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
(Agung n Tim)